memperbaiki TV SHARP 51WF500

SHARP 51WF500

Pengalaman memperbaiki TV SHARP 51WF500

Kondisi dari pasien kadang bisa nyala kadang ngambek, tombol power di start LED menyala merah (Standby) ketika di nyalakan pake remot LED nyala hijau sebentar kemudian langsung posisi standby lagi (LED merah nyala). TV memprotek dirinya karena ada komponen yang abnormal. Tapi kalau pas beruntung nyala kondisi gambar nggak karuan, kalau dibuat nonton siaran TV warna kacau dan cenderung merah disertai garis-garis diagonal. Dan ketika pertama nyala buat nonton siaran TV terjadi roling gambar keatas, setelah beberapa periode ngerolnya berhenti. Tapi kalau buat nonton Video player tak terjadi gambar roling sama sekali.

Tindakan pertama langsung buka, wuih….debu dan sawang-nya banyak. Sampai debu menempel pada casing dan casis. Langsung sikat pake kuas dan bersihkan pake compressor tenaga nasi (tiup-tiup pake mulut). Tutup casing belakang langsung mandi dikamar mandi biar lebih bersih dan kelihatan baru nantinya.

Setelah semua bersih langsung coba lagi dinyalakan,………ten teeeeeng……….walhasil belum berhasil. Pasien masih tetep aja kondisinya walau udah masuk salon. Langsung aja diagnosis aja keluhan pemilik kalau TV sedang mau nyala kondisi warna dan gambar kacau. Para pembaca yang dah pengalaman pasti tau donk????……ya langsung saya cek tegangan 185 Volt yang menuju transistor penguat warna RGB yang ada mainboard CRT. Hasilnyategangan drop kurang dari 180 Volt, setelah cek Elektrolit Capasitor (ELCO) C604 33uF/250V gak ada nilanya (Pake AVO-Meter digital yang ada pengukur capasitansinya). Saya ganti ELCO nya. Setelah itu coba nyalakan lagi dan hasilnya protek tidak terjadi dan TV langsung menyala dengan lancar.

Rupanya system protek membaca tegangan ke transistor penguat warna tidak beres dikarenakan ELCO nya kering. Setelah ELCO diganti tegangan normal semua dan proteknya bebas. Lega rasanya belum 1 jam TV dah nyala lancar. Sekarang tinggal terapi TV yang ngerol kalau dibuat nonton siaran TV pada beberapa menit awalnya. Biasanya beberapa merek TV dilengkapi V-Hold untuk mengatasi hal ini. Tapi si SHARP ini tidak ada pengaturanya V-Hold nya, la wong di PIN nomor 25 pada IC 1001 IXA319WJ yang seharusnya buat pengaturan V-Hold tidak terpakai.

Menurut para suhu yang saya cari artikelnya di dunia maya mengatakan kalau hal ini terjadi kesalahan singkronisasi vertical. Wah pusing juga nyari tempat pengaturan Syncronisasi Vertikal ini. Seharian copot pasang acak kompoen ELCO buat ngetes barang kalai ada ELCO yang rusak, sampai larut malam nggak sukses juga……ya udah istirahat dulu.

Besok nya saya coba nyari schematics diagram TV ini di dunia maya. Ketemu dan siap di download…..eeehhh kok gagal terus unduhnya (pake modem GSM yang telah habis Quotany jadi kecepatan tinggal 64Kbps). Penesaran bawa flasdisk menuju ke WARNET depan gang rumah. Langsung alamat unduhan saya masukkan dan hanya beberapa menit dah sukses downloadnya. Nyantai dulu nggenapin waktu 30 menit biar nggak rugi, soalnya warnet dibawah 30 menit bayarnya Rp.1000….he..he….

Setelah dapet schematicnya langsung saya buka di Laptop rumah dan saya pendelengi sampai bosen….semua tegangan di cocokin sama. Sampai sore hari kok nggak berhasil juga, ya udah rileks dulu aja istirahat, apalagi sibuah hati rewel ngajak main terus dari tadi siang. Walaupun sipemilik udah nanyakan TV nya, saya beri pengertian kalau TV nya butuh relaksasi dulu sambil terapi dimeja terapi saya…he..he..

Hari ketiga coba utak-atik, cocokin tegangan dengan petunjuk pabrik dan bongkar pasang acak ELCO nya. Sampai siang hari nggak ketemu juga kerusakannya, dah mulai putus asa dan curiga pada IC yang mengatur seluruh kegiatan input TV yaitu IC 801 dengan type M61262AF. Kalau nyari IC ini di dekat tempat tinggal saya pasti jawaban semua took nihil. Langsung saja kontak adik yang kerja di deler SHARP cabang kota tahu. Rupanya IC M61262AF sudah tidak ada, sebagi penggantinya adalah IC M6122BF yang harganya sama dengan mesin TV china. Pusing juga kalau herganya segitu, ya nanti kalau kerusakannya itu kalau nggak bisa tekor nantinya. Istirahat siang dulu sambil bobok bentar biar fresh. Setelah bangun boboknya duduk lagi dimeja kerja sambil mendelengi gambar skema dan TV yang sakau itu. Rencana sore mau ngasih report ke pemilk aja biar ganti mesin cina aja gumam saya. ah…lebik baik main sama anak aja dulu dari pada stress mikirin si TV sakau.

Selepas Sholat magrib duduk lagi dimeja kerja sambil ditemenin anak istri yang heboh main game di Laptop. Rencana mau saya rapikan lagi si TV dan mau ngomong ke pemiliknya, biar nanti diputusin pemiliknya mau ganti mesin TV cina atau terima kondisi si TV apa adanya. Eh memang saya kalau sudah pegang barang rusak dan bau solder panas maunya nggak mau nyerah. Kebiasaan saya kalau ngecek ELCO selalu saya kasih tanda spidol dipermukaan ELCO yang sudah saya cek kondisinya. Sebenarnya tinggal beberapa biji saja ELCO yang belum saya cek, yaitu yang ukuran kecil-kecil dan berada dalam bidang kerja tegangan rendah. Dari pada ngganggur tak selesaikan aja mewarnai ELCO nya (tentunya bongkar pasang tes donk).

Eh ketemu juga ELCO yang abnormal, yaitu C434 10uF/50V yang berfungsi sebagai couple Video TV Out IC M61262AF menuju IC switch IC401 MM1501XN dan C825 1uF/50V yang men-couple IC switch IC401 MM1501XN menuju TV In IC M61262AF. Kondisi kedua ELCO tidak ada nilai kapasitansinya. Akhirnya di coba dinyalakan……..Alhamdulillah TV dah Normal kembali, dan langsung saya sujud syukur ke hadirat Illahi Rabbi pada saat itu juga atas terselesaikannya lagi masalah baru ini.

Kesimpulannya :

  1. TV protek karena ELCO C604 33uF/250V soak
  2. C434 10uF/50V dan C825 1uF/50V soak yang mengakibatkan syncronasi vertical tidak linier
  3. Kesabaran dan ketelatenan adalah kunci utama.

Demikian pengalaman saya haturkan kepada para pembaca, semoga bisa menjadikan manfaat. Jika ada kekurangan, kesalahan dan kekhilafan monggo saya terima kritik dan sarannya.

sumber:http://wimielcom.wordpress.com/page/2/

Pos ini dipublikasikan di service tv. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s